sambutan

selamat datang sahabat.....

Rabu, 24 Desember 2014

Maafkan aku

Keriuhan hari serasa sepi
Derai tawa serasa rintihan pilu
Semburat merah senja serasa kabut di cakrawala
Aku bertanya pada waktu
Kenapa rasa tak seindah yang terlihat?


Melihat lukamu waktu serasa berhenti berdetak
Melihat galaumu meninggalkan pilu
Rasa inginku tak mampu menyembuhkanmu
Hanya tanya yang tertinggal disini
Tanpa ada yang mampu menjawabnya

Apa yang mampu aku tulis buatmu?
Waktu telah jauh berlalu
Musim pun telah silih berganti
Beragam catatan kupersembahkan buatmu
Namun tak pernah mampu penuhi harapmu

Maaf
Hanya itu kata terakhir yang mampu kuucap
Mari rasakan keindahan sebagaimana terlihat
Biarlah waktu dan keikhlasan yang mengobatimu


Bangkinang, 24 Desember 2014