sambutan

selamat datang sahabat.....

Jumat, 01 Maret 2013

Kata hatiku


Duduk di hamparan rumput yang lembut kubertanya padanya
Sekuat apa kebersamaan memayungi jiwa?
Bila kebersamaan diakhiri pengkhianatan?
Rerumputan hanya menatapku pilu tak berkata


Ku menoleh pada burung yang berkicau merdu
Dia diam menatapku dan menundukkan paruhnya

Ku menoleh pada kupu-kupu yang menari mengelilingiku
Dia juga diam lalu hinggap di lenganku

Ku menatap macan dan bertanya
Bolehkah aku membalas pengkhianat yang selama ini sangat kupercayai?
Dia menatapku dalam diam dan duduk tak jauh dariku

Hatiku berkata:
Untuk apa semua pembalasan itu?
Apakah akan mendekatkanmu ke neraka atau ke surga?
Biarkan para pengkhianat itu menikmati waktunya
Biarkan mereka merasa berbahagia atas semua ini
Bukankah semua ini tidak akan menghancurkanmu?
Bukankah kamu kuat untuk menghadapi semua ini?
Bukankah kamu telah terbiasa menghadapi semua kesulitan dan pengkhianatan?
Bukankah kamu tidak pernah membalas?
Biarkan Allah yang membuat keputusan
Allah sebaik-baiknya perencana dan pembuat keputusan.

Engkau membesarkan anak macan?

Si macan menoleh dan protes: mereka bukan anak-anakku!
Aku tertawa mendengar jawaban macan

Terimakasih sahabat-sahabatku
Ketika ada yang berkhianat, pasti tetap ada yang setia
Dan yang pasti: Allah selalu ada bersamaku.


Bangkinang, 1 Maret 2013