sambutan

selamat datang sahabat.....

Senin, 07 Januari 2019

Pelayanan Kegawatdaruratan

Link ke posting ini

Kementerian Kesehatan mengganti Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 856/Menkes/SK/IX/2009 tentang Standar Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2018 tentang Pelayanan Kegawatdaruratan. Peraturan ini diundangkan pada tanggal 31 Desember 2018. Dengan diundangkannya peraturan terbaru maka seluruh rumah sakit dan unit kesehatan lainnya harus menyesuaikan diri dengan peraturan tersebut.

Jumat, 16 Maret 2018

Sebuah Pilihan

Link ke posting ini
Menatapmu menyisakan tanya di hatiku
Apa yang akan terjadi dengan dirimu
Apakah semuanya akan menjadi lebih baik
Ataukah semuanya berjalan seadanya
Ataukah semuanya menjadi lebih buruk

Senin, 26 Februari 2018

Pelayanan Gawat Darurat di Rumah Sakit

Link ke posting ini


Menurut Undang-undang nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit, Rumah Sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Pelayanan kesehatan paripurna yang dimaksud adalah pelayanan kesehatan yang meliputi promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Pasien merupakan setiap orang yang melakukan konsultasi masalah kesehatannya untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang diperlukan, baik secara langsung maupun tidak langsung di rumah sakit. Gawat darurat adalah keadaan klinis pasien yang membutuhkan tindakan medis segera guna penyelamatan nyawa dan pencegahan kecacatan lebih lanjut.

Selasa, 20 Februari 2018

Benarkah Terjadi Penolakan Pasien Miskin Oleh IGD RSUD Bangkinang?

Link ke posting ini

Beberapa hari ini saya disibukkan oleh kehebohan tuduhan di media sosial pada dinding facebook seorang Ketua LSM: Dokter jaga IGD RSUD Bangkinang menolak pasien miskin. Topik ini pasti sangat menarik dan sensasional, sehingga kiriman tersebut memiliki ratusan suka, ratusan komentar dan ratusan kali dibagikan serta menarik media, perwakilan rakyat dan para pejabat pemerintah untuk menelisik masalah ini. Komentar yang muncul pada dinding facebook tersebut tidak hanya soal kasus yang dituduhkan, namun juga terhadap keseluruhan pelayanan RSUD Bangkinang sejak dahulu kala. Ibaratnya sama dengan emak-emak yang lagi marah sama anaknya, semua disebut, mulai sejak anaknya lahir sampai usianya saat emak tersebut marah. Kebayang kan, kalo emakmu lagi marah? Karena sangat sensasional, maka tentu saja menguras energi dan waktu emak-ayahnya tim alias manajer RSUD Bangkinang untuk menyelesaikan persoalan ini, mulai manajer struktural sampai manajer fungsional.